Contoh Naskah Drama Religi

Drama tentang religi adalah salah satu bagian dari berbagai jenis tema drama yang banyak diminati. Naskah drama tentang religi dapat dimainkan oleh 4 orang, 5 orang hingga belasan orang. Bergantung pada alur ceitanya, naskah drama religi dapat dimainkan dalam durasi pendek maupun panjang.

Adapun contoh naskah drama religi ini adalah naskah drama religi pendek untuk 5 orang. Bagi Anda yang sedang membutuhkan contoh teks drama religi sebagai bahan pembelajaran, silakan simak contoh berikut ini

Contoh Naskah Drama Religi Untuk 5 Orang

Judul: Kewajiban Menjalankan Ibadah Pusa di Bulan Ramadhan
Tema: Religi
Durasi: Pendek
Pemeran: 3 orang
Penokohan & Karakter:
Ilham: Sahabat karib Mahmud yang selalu menasehati Mahmud ketika temannya itu berbuat salah.
Mahmud: Sosok remaja yang kurang taat dalam menjaalankan perintah agama
Efendi: Sosok remaja yang relegius dan mau mengingatkan orang lain

Sinopsisi Drama

Ilham adalah sahabat karib Mahmud semenjak kecil. Ilham selalu mengingatkan Mahmud ketika sahabatnya tersebut melakukan kesalahan ataupun hal-hal yang dinilainya salah. Sementara itu, Efendi adalah sosok remaja yang sangat agamis yang juga memiliki kepedulian terhadap sesama.

Ilham:
Seneng banget ya menjalankan ibadah puasa dihari pertama kemarin.

Mahmud mengangguk aneh..

Ilham:
Kok kamu diem saja, Mud? Kamu puasa kan kemarin?

Mahmud menjawab dengan santai

Mahmud:
Nggak, aku nggak puasa.

Ilham menanyakan alasan Mahmud kenapa dia tidak berpuasa.

Ilham:
Kok nggak puasa? Emangnya kamu kenapa? Kamu kan nggak lagi sakit.

Mahmud menjawab dengan santainya..

Mahmud:
Aku emang nggak sakit, tapi perut aku yang sakit kalau aku nggak minum-makan seharian.

Ilham mencoba menyadarkan Mahmud.

Ilham:
Kamu itu jangan alasa saja kerjaannya. Puasa itu wajib, dan kalau kamu nggak puasa padahal kamu tidak ada halangan, maka kamu berdosa besar.

Mahmud tidak menghiraukan ucapan Ilham.

Mahmud:
Ah, sudahlah kamu nggak usah nasehatin aku. Dosa aku kan aku sendiri yang nanggung.

Ilham semakin dibuat heran dengan Mahmud.

Ilham:
Aku heran sama kamu. Kok nyantai aja, padahal kamu kan sudah melakukan dosa besar.

Ilham berusaha menasehati Mahmud.

Ilham:
Mulai besok kamu harus berpuasa. Jangan alasan sakit kalau nggak makan seharian lah... ini lah.. itulah.. kamu harus melatih diri.

Mahmud Cuma terdiam..

Ilham:
Kok kamu diem aja, Mud? Janji ya, kamu besok mulai puasa.

Mahmud terdiem kemudian bilang, “nggak tahu deh”

Mahmud:
Nggak tahu, lihat besok.

Tidak lama kemudian datanglah Efendi. Efendi ikut menasehati Mahmud supaya mau berpuasa di bulan Ramadhan.

Eefendi:
Eh,, ada apa ini? Pada lagi ngebahas apa?

Ilham menjawab..

Ilham:
Nggak ada kok.. ini lho, si Mahmud masa dia nggak mau puasa.

Efendi:
Apa bener, Mud? Apa iya kamu nggak puasa?

Mahmud:
Iya, aku nggak puas soalnya nggak kuat nahan haus.

Efendi:
Nggak boleh begitu, Mud. Sebagai kaum Muslim, kita diwajibkan berpusa di bulan Ramadhan ini. Haus dan lapar itu cuman godaan syaitan. Kalau iman kamu kuat kamu pasti bisa melaluinya.

Ilham:
Nah, dengerin apa yang dikatakan Efendi itu.

Mahmud mencoba berargumentasi

Mahmud:
Tapi aku ti bener-bener nggak kuat. Emang salah kalau aku nggak puasa kalau aku emang nggak kuat. Kan kalau aku paksakan nanti malah jatuh sakit?

Efendi:
Kata siapa puasa itu menyebabkan orang sakit. Justru dengan puasalah kita akan memiliki jasamani dan rohani yang sehat.

Mahmud terlihat tidak sepaham dengan ucapan Efendi.

Mahmud:
Ah.. yang benar aja kamu ini. Orang lapar kok dibilang bisa sehat.

Efendi:
Iya, kamu buktikan saja dulu dalam sebulan. Kamu pasti bisa merasakannya. Itu kan sudah nyata.

Ilham:
Iya, kamu tu sudah dirasuki syaitan, makanya kamu harus berpikri lebih jernih, dan perbanyak amal ibadah. Jangan meninggalkan puasa lagi.

Efendi:
Iya, benar sekali. Kamu harus berpuasa, dan perbanyak amal ibadah supaya hati kami bisa bersih dari noda-noda hitam.

Mahmud pun sadar diri, dan berjanji akan berpuasa

Mahmud:
Iya, ya.. puasa itu kan bisa mensucikan diri.

Ilham:
Benar sekali itu.  Ya sudah, mulai besok kamu harus berpuasa. Tapi ingat, puasa itu niat akrena Allah, bukan karena manusia.

Mahmud:
Ya iyalah.. masak aku puasa karena kalian. Tentu saja aku niat berpuasa karena Allah. Tapi, terimakasih ya.. kalian sudah menyadarkan aku.

Efendi:
Sama-sama.

Ilham:
Yup.

SELSAI

Nah, itulah contoh naskah drama religi pendek yang dapat saya share dengan sahabat pembaca pada kesempatan posting contoh dialog drama kali ini, semoga apa yang saya tuangkan ini berguna bagi sahabat drama lovers.

Jangan lewatkan contoh naskah drama yang lain:

  1. Contoh naskah drama untuk 7 orang
  2. Contoh naskah drama musikal
  3. Contoh naskah drama remaja
Sebagai catatan, contoh naskah drama religi diatas adalah naskah drama religi tentang pusa di bulan Ramadhan. 

Contoh Drama Lainnya


0 Response to "Contoh Naskah Drama Religi"

Poskan Komentar