Contoh Naskah Drama 7 Orang

Contoh Naskah Drama 7 Orang Sosial - Contoh naskah drama 7 orang dibawah ini merupakan sebuah drama dengan tema kepedulian sosial dimana menceritakan tentang 7 orang remaja di sebuah desa yang ingin menolong warga korban banjir.

Inilah contoh naskah drama 7 orang yang bisa diterapkan di dalam kehidupan nyata. Oleh karena itu gunakan contoh naskah drama 7 orang sebagai landasan untuk dunia peran yang efektif.

Judul: Posko Banjir

Tema: Drama Sosial

Pemeran:

1. Rama
2. Teguh
3. Bram
4. Risa
5. Kinara
6. Dede
7. Wika

Rama dan keenam sahabatnya merupakan remaja yang aktif peduli lingkungan. Mereka mempunyai sebuah komunitas pecinta lingkungan yang diberi Nama Eko Club yang merupakan kepanjangan dari Klub Ekologi. Pada suatu hari, desa mereka terkena musibah banjir.

Rama dan keenam sahabatnya berencana membuat posko bantuan untuk warga desa, meski sebenarnya mereka tak punya dana untuk itu.

Naskah Drama

Rama: Eko Club harus mengusahakan bantuan untuk desa kita. Kita sebagai remaja aktif, tidak boleh tinggal diam dengan keadaan semacam ini. Lihatlah! Air semakin lama semakin bertambah volumenya.

Wika: Rama benar. Dari APA yang kudengar, warga mulai mengeluh dengan beberapa penyakit seperti gatal-gatal dan kekurangan air bersih.

Bram: Baiklah, aku Akan mengusahakan bantuan. Pertama yang harus dihubungi adalah Pak Lurah sebagai orang yang bertanggung jawab penuh atas desa ini.

Kinara: Tumben otakmu cerdas, Bram, hehehe... Kalau begitu, biar aku temani kau pergi ke tempat Pak Lurah. Kebetulan aku melihatnya di Balai Desa beberapa menit yang lalu.

Bram: Kalau begitu kita ke Balai Desa sekarang, Kin.

Bram dan Kinara pun pergi ke Balai Desa menemui Pak Lurah sedangkan sisanya masih asyik membahas tindakan yang Akan diperbuat selanjutnya.

Dede: Eh, Ram. Aku punya kenalan orang SAR. Mungkin kita Akan membutuhkannya.
Rama: Kebetulan sekali De, kita memang membutuhkan mereka. Tim SAR bisa membantu untuk mengevakuasi warga dari banjir. Di dusun Mekar Indah ketinggian air sudah mencapai atap rumah sehingga membuat kita sulit untuk menjangkaunya.

Dede: Oke, aku akan menelepon mereka.

Risa: Ram, kita sebaiknya buat posko bantuan untuk memasakkan makanan untuk warga desa. Apa kau tidak memikirkan nasib perut mereka selama seharian tidak makan.

Rama: Ya, aku juga sedang memikirkan hal itu, Ris. Kita tunggu Bram kembali.
Tak beberapa lama Bram dan Kinara kembali.

Bram: Beres, Ram. Pak Lurah mengiyakan rencana kita untuk mendirikan posko di Balai Desa juga tentang pengundangan tim SAR.

Rama: Syukurlah. Setidaknya aksi kita ada yang menyokong, terutama dari Pak Lurah sendiri. Oke,

Risa kamu pimpin untuk membuat posko bantuan.

Risa: Sip, kita harus bergegas.

Ketujuh remaja itu pun pergi ke Balai Desa untuk membuat posko bantuan. Beberapa saat kemudian tim SAR pun datang membawa obat-obatan dan perahu karet yang akan digunakan untuk mengevakuasi warga desa. Risa, Kinara dan Wika sibuk memasak di posko.

Risa: Apa yang kau lakukan Wik?

Wika: Seperti yang kau lihat, aku sedang memasak mie instan. Apa sekarang matamu sudah bermasalah Ris?

Risa: Enak saja, lihatlah... mie yang kau masak itu salah. Mengapa kau memasukkan gula ke dalamnya?

Wika: Apa? Ini gula, Ris? Kukira ini garam. Wah... hancur deh masakanku.

Risa: Heheh... dasar Wika. Tak apa, kita masak ulang saja.

Kinara: Seharusnya tidak menyuruh Wika untuk memasak. Dia lebih cocok untuk mengangkati barang-barang bantuan dari truk, hehe.

Rama: Kalian sedang bercanda? Waktu kita tinggal beberapa jam lagi. Kita harus mengantarkan makanan ini ke warga tepat pukul lima sore. Pak Lurah sudah menunggu di aula Balai Desa lho.

Risa: Iya, Ram. Membungkus makanan ini tak bisa cepat. Lihatlah, tangan kami Cuma ada dua. Sebaiknya kamu juga ikut membantu kami di dapur.

Rama: Aku akan memanggil Dede untuk membantu kalian. Dia lebih cocok di dapur ketimbang aku.

Dede: Apa yang kau bicarakan Ram? Aku ini lelaki sungguhan, bukan lelaki yang kerjaannya di dapur dan memasak layaknya Kinara dan Risa.

Kinara: Sudahlah De, sebaiknya kau bergegas. Kami butuh kamu agar pekerjaan ini selesai.
Dede: Baiklah, aku akan membantu kalian nona-nona. Kurang apa coba, aku ini ksatria penolong lingkungan.

Kinara: Ksatria apaan? Ksatria kesiangan ya De, hihi...

Meski disambi guyonan akhirnya proses membungkus makanan telah selesai. Di tempat lain Rama pun selesai membagikan obat-obatan untuk warga. Makanan yang selesai dibungkus segera dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Beberapa juga diantar menggunakan perahu karet karena memang ada beberapa warga yang memilih menetap di rumah hingga air surut.

Rama: Akhirnya misi kita selesai juga.

Risa: Yup. Eko Club memang keren.

Dede: Semua itu berkat ada ksatria lingkungan Si Dede. Kalau tadi aku tidak pergi ke dapur pasti makanannya belum selesai dibungkus.

Kinara: Kamu itu ksatria kesiangan, bukan ksatria lingkungan.

Wika: Sudah, kita semua hebat. Dengan kerja sama dan saling bantu akhirnya kita bisa. Tak boleh saling menyalahkan satu sama lain agar tidak menjadikan celah di antara kita semua.

Demikian contoh naskah drama 7 orang pemain dengan topik seputar peduli lingkungan.

Jangan lewatkan:

  1. Contoh naskah drama percintaan
  2. Contoh naskah drama untuk 5 orang
  3. Contoh naskah drama singkat tentang persahabatan

Semoga artikel contoh naskah drama ini bermanfaat bagi sahabat pembaca yang sedang membutuhkannya.

Contoh Drama Lainnya


0 Response to "Contoh Naskah Drama 7 Orang"

Poskan Komentar